
Penulis: Siti Aisyah Pratiwi
Panitia Pemilihan Umum Mahasiswa (PPUM) Universitas Antakusuma kembali menggelar forum diskusi terbuka bertajuk “Forum Diskusi Santai yang Terbuka bagi Seluruh Mahasiswa Universitas Antakusuma (Untama)” pada Kamis (22/5/2025), bertempat di Ruang Sultan Ahmad Hermansyah (eks Aula UNTAMA). Forum ini digelar sebagai respons atas tersendatnya proses pendaftaran calon Presiden Mahasiswa (Presma) Untama.
PPUM UNTAMA sendiri dibentuk pada Kongres Mahasiswa ke-VII oleh BEM UNTAMA pada 28–29 Februari 2025. Tujuannya adalah memfasilitasi proses regenerasi kepemimpinan mahasiswa di lingkungan kampus dan menjamin demokrasi berjalan semestinya, persis seperti yang sedang dikerjakan ini.
Namun hingga kini, proses demokrasi itu belum juga menunjukkan tanda-tanda kemajuan. Dua gelombang pendaftaran calon presma yang telah dibuka tak menghasilkan satu pun pendaftar. Kondisi ini pun memunculkan pertanyaan besar tentang sejauh mana sebenarnya mahasiswa merasa terlibat dan memiliki tanggung jawab dalam demokrasi kampusnya.
Terkait itu, sebelumnya, PPUM telah mengadakan Rapat Organisasi Mahasiswa (Ormawa) pada Selasa (29/4/2025) untuk mencari solusi atas mandeknya pendaftaran. Dalam rapat itu, sempat muncul satu bakal calon presma. Sayangnya, calon tersebut gagal melengkapi persyaratan karena belum mendapatkan pasangan sebagai wakil presma hingga tenggat waktu yang ditetapkan.
Menanggapi kondisi tersebut, PPUM kembali membuka forum diskusi guna menjaring aspirasi mahasiswa. Ketua PPUM, Muhammad Almuhafizh Alqarni, menyampaikan bahwa forum ini bertujuan mencari solusi bersama secara terbuka.
“Forum ini adalah wadah diskusi santai bersama mahasiswa untuk mencari jalan keluar dari persoalan yang ada. Dari gelombang satu, dua, dan rapat ormawa sebelumnya, kita tidak mendapatkan calon yang mendaftar,” ujarnya.
Hasil forum menyepakati agar pendaftaran calon presma dibuka kembali secara khusus tanpa batas waktu. Artinya, proses pendaftaran akan tetap dibuka hingga ada calon yang melakukan verifikasi.
Diskusi ini dihadiri oleh sejumlah mahasiswa dari berbagai fakultas, seperti Fakultas Ekonomi, Hukum, Pertanian, dan Teknik. Salah satu peserta forum, Ahmad Rifai, mahasiswa Agribisnis angkatan 2022, menyampaikan keprihatinannya terhadap krisis kepemimpinan di kampus.
“Semoga ke depannya muncul pemimpin yang berkualitas dan berani untuk melebarkan sayapnya,” harap Rifai.
Hingga berita ini diterbitkan, PPUM masih belum menetapkan tenggat waktu baru untuk pendaftaran, sementara mahasiswa berharap adanya kepastian agar roda organisasi kampus dapat kembali berjalan secara demokratis dan bertanggung jawab.
