
Penulis: Syarif Akhmad Darussalam
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pangkalan Bun Kotawaringin Barat resmi didirikan pada Sabtu, 4 Oktober 2025. Sejarah baru dalam perjalanan intelektual dan perjuangan mahasiswa di Kotawaringin Barat.
Pendirian cabang ini di tandai dengan pelaksanaan kaderisasi fundamental bertajuk Future Leaders Fellowships Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) pra pendirian cabang PMII, yang digelar di gedung PCNU Kotawaringin Barat. Kegiatan kaderiasi ini berlangsung selama dua hari, terhitung dari tanggal 4 Oktober hingga 5 Oktober 2025.
MAPABA tersebut mengusung tema “Revitalisasi Leadership sebagai Spirit Baru Transformasi Gerakan” yang menegaskan tuntutan zaman bagi mahasiswa. Agar tidak hanya menjadi entitas akademik semata, melainkan juga pelopor kepemimpinan yang kritis, progresif, dan berakar pada nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.
Kegiatan ini di ikuti oleh mahasiswa dari berbagai kampus yang ada di Kotawaringin Barat, diantaranya Universitas Antakusuma Pangkalan Bun, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nur Ahadiyah Pangkalan Bun, dan STIKes Borneo Cendekia Medika Pangkalan Bun. Serta dihadiri oleh perwakilan dari KPU, Bawaslu, dan Kepolisian Resor Kotawaringin Barat menunjukkan demokrasi dan pengambilan kebijakan publik harus inklusif bisa dan memerlukan perhatian dari banyak pihak.
Dalam sambutannya, H. Cholil Nurrahman, S.H., M.H., mewakili PCNU Kotawaringin Barat, secara tegas menyatakan “kader PMII merupakan agen intelektual yang memiliki peran strategis dalam merancang masa depan generasi muda yang berasaskan Ahlussunnah wal Jamaah, dan harus menjadi benteng ideologis yang kokoh dalam menghadapi infiltrasi paham-paham radikalisme yang mulai merambah ke lingkungan kampus,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa proses kaderisasi seperti MAPABA merupakan fondasi penting dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan memiliki kepekaan sosial yang tinggi terhadap persoalan masyarakat.
