Menyibak Hening di Penghujung
Organisasi ini didirikan pada 1997 yang awalnya mengembangkan program penyelamatan dan perlindungan satwa di Bali sebelum memperluas kegiatannya ke Kalimantan. Lanjutkan membaca Menyibak Hening di Penghujung
Organisasi ini didirikan pada 1997 yang awalnya mengembangkan program penyelamatan dan perlindungan satwa di Bali sebelum memperluas kegiatannya ke Kalimantan. Lanjutkan membaca Menyibak Hening di Penghujung
Kepeduliannya semakin kuat setelah berinteraksi langsung dengan alam di Kalimantan. Ia menyebut ketertarikannya pada keberadaan satwa, khususnya monyet-monyet yang hidup di kawasan tersebut, serta kondisi alam yang masih menjadi ruang hidup bagi berbagai spesies. Lanjutkan membaca Tajamkan Empati Langsung dari Hutan
Obrolan santai mengalir di antara peserta yang sebagian masih menahan kantuk, sebagian lain tampak antusias menanti pengalaman di depan. Sepanjang perjalanan, hamparan hutan dan rumah-rumah warga di tepian jalan silih berganti Lanjutkan membaca Menyusuri Alam, Menanam Harapan
Ia menjelaskan, lahan seluas satu hektar yang dikelolanya dimanfaatkan untuk menanam beragam sayuran. Lanjutkan membaca “Berapapun Lahan yang Saya Punya, Tak Akan Tanam Sawit,” Rudiansyah Tolak Arus
Selama kegiatan, peserta menerima materi dasar jurnalistik, meliputi teknik penulisan berita, etika jurnalistik, hingga penguatan perspektif. Lanjutkan membaca Mardaheka Menajamkan Kritis Kolektif
Tara menjalani berbagai aktivitas seperti membuat kebun, menggembala kambing, merapikan dan membersihkan area, serta melakukan penelitian sederhana. Lanjutkan membaca Tara, Ketulusan Hati Melayani
Keberadaan Jerumbun berperan menahan laju ekspansi perkebunan, pemukiman, serta berbagai bentuk degradasi yang berpotensi langsung merusak kawasan inti hutan. Lanjutkan membaca Jerumbun Jadi Nadi Ekosistem
Sang elang tidak lagi mampu terbang dan selalu terjatuh setiap kali mencoba mengepakkan sayapnya. Lanjutkan membaca Tak Bisa Terbang, Elang di Jerumbun Dijuluki Ayam
Kathleen menyinggung tentang laporan Global Mercury Assessment dari PBB pada 2015 yang menempatkan Indonesia pada posisi kedua sebagai negara yang menggunakan merkuri terbanyak di dunia Lanjutkan membaca Relawan Amerika Pilu Membiru Karena Tambang di Jerumbun
Pada bagian alur utama, warna air Sungai Sekonyer tampak cokelat dan sedikit keruh, yang umumnya dipengaruhi oleh kandungan sedimen dari wilayah hulu. Lanjutkan membaca Air Sekonyer Tak Lagi Memberi Harapan